Pengaruh Induksi Allopurinol terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Mencit Jantan (Mus musculus) Strain DDY

  • Dian Fita Lestari

Abstract

Asam urat dalam tubuh disintesis dalam hepar  dan mengalir melalui darah menuju ginjal. Jumlah asam urat yang berlebih dapat mempengaruhi kinerja fungsi ginjal terutama pada fungsi filtrasi renal, absorbsi dan sekresi. Penggunaan obat allopurinol banyak digunakan masyarakat dalam menurunkan kadar asam urat darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek induksi allopurinol terhadap gambaran histologi ginjal mencit jantan (Mus musculus) strain DDY. Metode dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dibagi menjadi 4 kelompok masing-masing 4 ekor mencit. Kelompok kontrol (K0) diberi Na-CMC 0,5%, kelompok I, II, III masing-masing diinduksi allopurinol 10 mg/kgBB, 20 mg/kgBB, dan 30 mg/kgBB selama 14 hari. Induksi allopurinol dilakukan dengan cara sonde oral. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kerusakan struktur ginjal berupa pembengkakan sel, nekrosis, hemoragi, kongesti, dilatasi sinusoid, degenerasi hidropis dan infiltrasi leukosit. Semakin tinggi induksi dosis allopurinol yang diberikan pada mencit, maka kerusakan ginjal juga semakin parah. Hal ini menunjukkkan bahwa allopurinol sebagai obat penurun asam urat memiliki efek nefrotoksik.

Downloads

Download data is not yet available.
CROSSMARK
Published
2022-06-23
DIMENSIONS
How to Cite
Lestari, D. (2022). Pengaruh Induksi Allopurinol terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Mencit Jantan (Mus musculus) Strain DDY. Indigenous Biologi : Jurnal Pendidikan Dan Sains Biologi, 5(1), 1-8. https://doi.org/10.33323/indigenous.v5i1.290